Home » Produk » TON Pupuk Perikanan Dan Tambak Organik

TON Pupuk Perikanan Dan Tambak Organik

Ton Pupuk Tambak Organik Lapaknasa
Kategori Produk, Produk Perikanan
Dilihat 1257 kali
Nama Produk TON Pupuk Tambak Organik
Kode Produk TONK
Isi/Berat 250 gr
Harga Rp. 55.000
0818-0933-2885
0821-3688-9954
lapaknasa@gmail.com
5D49BB94

Deskripsi Produk TON Pupuk Tambak Organik

TON Pupuk Tambak Organik merupakan Produk Perikanan dengan formula khusus Tambak Organik yang diproduksi oleh PT NASA (Natural Nusantara). Formula alami (organik) khusus tambak perikanan ini untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi serta menjaga/memperbaiki kelestarian lingkungan tambak dengan memberikan mineral-mineral yang dibutuhkan udang/bandeng, mempercepat pertumbuhan plankton sebagai pakan alami udang/bandeng, serta mengikat logam – logam berat sekaligus membantu mengurai senyawa komplek berbahaya beracun bagi udang/bandeng. TON (Tambak Organik Nusantara) juga membantu merutinkan molting udang.

Ton Pupuk Pupuk Tambak Organik
Fungsi TON Pupuk Tambak Organik Untuk Budidaya Perikanan

  • Mengikat logam-logam berat yang berbahaya bagi ikan/udang.
  • Membantu menguraikan senyawa kekal komplek berbahaya dan beracun, seperti : H2S, amoniak, asam laktat, dsb.
  • Memberikan semua jenis unsur makro, unsur mikro lengkap untuk mempercepat pertumbuhan plankton dan sebagai pakan alami udang dan bandeng.
  • Membantu dan merutinkan molting udang.
  • Membantu sistem pencernaan udang.
  • Meningkatkan pertumbuhan dan sistem kekebalan tubuh udang.
  • Membantu perkembangan mikroorganisme yang bermanfaat bagi lingkungan tambak dan bermanfaat bagi pertumbuhan udang/bandeng.
  • Membantu menciptakan dan mempertahankan ekosistem tambak yang seimbang.

Kandungan Unsur

N 2.67%, P2O5 1.36%, K 1.55%, Ca 1.46 %, S 1.43%, Mg 0.4%, Cl 1.27%, Mn 0.01%, Fe 0.18%, Cu < 1.19 ppm, Zn 0.002%, Na 0.11%, Si 0.3%, Al 0.11%, NaCl 2.09%, SO4 4.31%, C/N ratio 5.86%, pH 8, Lemak 0.07%, Protein 16.69%, Karbohidrat 1.01%, Asam Humat 1.29%

Catatan :

Untuk pencampuran pakan menggunakan pupuk organik cair NASA dengan dosis 5 cc/Kg pakan.
Pada tahap persiapan lahan tidak diperlukan lagi Urea.

Produk Nasa Pupuk Tambak Organik TON tersedia dalam kemasan botol 250 gram dan kemasan kotak 3 kg. Kini tersedia di Lapaknasa !!

2 komentar pada “TON Pupuk Perikanan Dan Tambak Organik

    • Terimakasih atas pertanyaanya…

      1. PERSIAPAN LAHAN / KOLAM
      Kolam untuk pendederan pembenihan ikan lele bisa berupa kolam tanah, kolam semen atau kolam dari terpal dengan luasan sebaiknya tidak terlalu luas, sehingga lebih mudah dikontrol, misalnya ukuran 2 × 3 m atau 3 × 4 m dengan kedalaman kolam 0,6 meter hingga 1 meter.

      Yang wajib diperhatikan dalam meyiapkan kolam pendederan meliputi :
      • Memungkinkan di pasangi peneduh seperti paranet, untuk menghindari kematian benih karena terik matahari di musim kemarau.
      • Perhatikan dengan seksama saluran masuk dan keluar pintu air. Gunakan jaring yang halus agar benih tidak bisa melintas saluran air dan tidak ada hama dari luar yang terbawa masuk ke kolam.
      • Pengeringan. Untuk membersihkan kolam dan mematikan berbagai bibit penyakit yang mungkin tersisa dari aktivitas sebelumnya.
      • JIKA KOLAM TANAH

      Pengapuran. Dilakukan dengan kapur Dolomit atau Zeolit dosis 60 gr/m2 untuk mengembalikan keasaman tanah dan mematikan bibit penyakit yang tidak mati oleh pengeringan.
      Pengolahan tanah dan pemupukan dasar kolam, bisa gunakan produk organik, misalnya TON (Tambak Organik Nusantara) dengan dosis 5 botol TON / ha atau 25 gr (sekitar 2 sendok makan)/100 m2, hal ini sekaligus dapat untuk menetralkan racun dan gas berbahaya dari hasil pembusukan bahan sisa budidaya lele sebelumnya. Penambahan pupuk kandang juga dapat dilakukan untuk menambah kesuburan lahan.

      Untuk menambah nutrisi pakan, setiap pemberian pakan dicampur dengan POC NASA + VITERNA Plus dengan dosis 1 – 2 cc/kg pakan (dicampur air secukupnya), untuk meningkatkan pertumbuhan dan ketahanan tubuh karena mengandung berbagai unsur mineral penting, protein dan vitamin dalam jumlah yang optimal.

      • JIKA KOLAM BAK

      Pembersihan bak dari kotoran/sisa pembenihan sebelumnya.
      Penjemuran bak agar kering dan bibit penyakit mati.
      Pemupukan dasar kolam, bisa gunakan produk organik, misalnya TON (Tambak Organik Nusantara) dengan dosis 5 botol TON / ha atau 25 gr ( sekitar 2 sendok makan) / 100 m2, hal ini sekaligus dapat untuk menetralkan racun dan gas berbahaya dari hasil pembusukan bahan sisa budidaya lele sebelumnya. Penambahan pupuk kandang juga dapat dilakukan untuk menambah kesuburan lahan.

      • Pengisian air kolam sebaiknya dilakukan secara bertahap. Pada tahap awal isi kolam dengan kedalaman 20-30 cm, kemudian biarkan 3 – 5 hari untuk menumbuhkan plankton sebagai pakan alami dan mengingat benih ikan masih sangat kecil, apabila kolam terlampau dalam benih tersebut akan kesulitan untuk berenang ke atas dan mengambil oksigen dari udara.
      • Tambahkan secara bertahap setelah benih membesar, sesuaikan dengan ukuran benih ikan.

      2. PEMINDAHAN
      Cara pemindahan :
      • kurangi air di sarang pemijahan sampai tinggi air 10-20 cm.
      • siapkan tempat penampungan dengan baskom atau ember (wadah) yang diisi dengan air dari kolam pemijahan.
      • Setelah wadah terisi penuh, angkat dan masukkan / tenggelamkan wadah tersebut ke kolam pendederan kemudian miringkan, sehingga air dalam wadah menyatu dengan air kolam pendederan.
      • Tunggu beberapa saat dan biarkan benih ikan berenang keluar dengan sendirinya dari wadah ke kolam.

      3. PEMBERIAN PAKAN
      Ketika benih masih berukuran 1-2 cm, gunakan tepung pelet yang memiliki kadar protein lebih dari 40 persen, karena pada umur tersebut benih lele membutuhkan banyak protein untuk perkembangan. Jenis pakan yang diberikan bisa berupa pelet jenis PSC atau pakan udang DO-A. Pemberian pakan jenis ini harus teliti, karena pakan akan tenggelam dan menumpuk di dasar kolam. Penumpukan sisa pakan akan membentuk amonia yang berbahaya bagi benih ikan. Selanjutnya benih ikan bisa dipindahkan ke kolam pendederan benih.

      Apabila ikan sudah mencapai ukuran 2-3 cm berikan pakan F999 atau PF1000, atau jenis pelet yang berbentuk butiran kecil. Berikan pakan ini setidaknya hingga benih berukuran 4-6 cm. Pada prinsipnya, ukuran pakan harus disesuaikan dengan bukaan mulut benih ikan.

      Pakan diberikan dengan frekuensi 4-5 kali sehari. Waktu pemberian pakan bisa dilakukan pada pagi, siang, sore dan malam hari. Karena ikan lele jenis binatang nokturnal atau aktif dimalam hari, hendaknya porsi pemberian makan pada malam hari lebih besar.

      Semoga Bermanfaat dan sukses selalu untuk Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *